Cara Mendaftar Hak Paten Merk

181 views

Pendaftaran hak paten merk adalah salah satu upaya negara memberikan perlindungan dari hak kekayaan intelektual seorang di dunia bisnis berupa satu merk dagang. Seorang yang menciptakan karya orisinil, penemu satu produk benda atau pemilik merk dagang mempunyai hak intelektual dari apa yang mereka hasilkan. Didalam aktivitas bisnis; kepunyaan hak atas merk ataupun merk dagang adalah hal yang amat penting. Merk adalah bagian dari identitas satu aktivitas usaha. Merk dagang bisa menggambarkan citra satu lembaga usaha dan memberikan jaminan kualitas untuk konsumen yang memakainya. Sebab alasan itulah pelanggaran hak atas merk dagang bisa merugikan pemilik merk dagang itu sebab kerusakan citra perusahaan atau kerugian yang barangkali diderita oleh customer selaku konsumen. Penggiat bisnis yang serius seharusnya mengetahui cara mendaftar hak paten serta mendaftar merk dagang yang dimiliki supaya mendapatkan proteksi hukum dari pihak negara. Semua tindakan pemanfaatan merk yang tidak sejalan dengan peraturan oleh pihak lain bisa dituntut dengan cara hukum sepanjang merk itu sudah didaftarkan ke Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual.

Hak Paten

Cara mendaftar hak paten merk ataupun merk dagang di Ditjen HKI sebetulnya tergolong sederhana serta mudah. Seorang pemohon kepunyaan hak atas paten merk ataupun merk dagang cukup membuat surat permohonan serta memenuhi syarat – syarat yang diperlukan untuk mendapatkan hak atas paten merk itu. Sebelum membuat surat permohonan hak atas paten merk tertentu; pihak yang bakal membuat permohonan ada baiknya sudah melakukan riset serta pencarian yang berkaitan dengan nama merk yang bakal didaftarkan. Hal ini harus dilakukan agar memastikan nama merk itu masih belum dipakai oleh pihak lainnya dan tak pernah tercatat di Ditjen HKI. Pihak Ditjen HKI memiliki hak menolak permohonan pendaftaran dari hak merek tertentu bila nama merk yang didaftarkan sudah dipakai serta diajukan pihak lainnya di Ditjen HKI. Pemohon diharuskan untuk mengisi informasi pribadi ataupun biodata entah itu untuk pemohon perusahaan atau perorangan. Informasi seputar nama, alamat dan kewarganegaraan pemohon musti dicantumkan dengan terang serta ditulis dengan betul. Pemohon pun diharuskan untuk menyerahkan contoh dari merk dengan total 30 buah dengan ukuran paling kecil sebesar 2 sentimeter X 2 sentimeter serta ukuran yang paling besar 9 sentimeter X 9 sentimeter. Surat pernyataan kepemilikan serta fotokopi KTP untuk pemohon perorangan dan fotokopi NPWP untuk pemohon berbentuk lembaga usaha pun harus disertakan di pengajuan untuk menikmati berkas formulir. Proses lanjutan dari cara mendaftar hak merk ialah dengan mengisi form pendaftaran. Bagian pertama dari proses membuat hak atas paten merk dilakukan dengan menyertakan verifikasi dengan pihak Ditjen HKI. Berikutnya proses bagian selanjutnya pengajuan hak paten merk berupa penyerahan etiket merk yang didaftarkan hak kepemilikannya. Proses itu dibarengi dengan penyerahan tanda pembayaran pendaftaran pengajuan paten merk serta menyerahkan tanda penerimaan permintaan proses pendaftaran. HKI lalu bakal melakukan proses verifikasi formal serta substansial yang mencakup syarat – syarat pendaftaran serta pengecekan dari paten merk yang diserahkan kepemilikan haknya.

Pemohon hak kepemilikan hak paten merk mempunyai waktu sebulan untuk melengkapi persyaratan substansial serta waktu 2 bulan untuk melengkapi persyaratan verifikasi formalitas. Proses berikutnya dari cara mendaftar hak paten merk adalah verifikasi serta pemeriksaan substansif yang dikerjakan oleh Ditjen HKI maksimal terjadi sepanjang 9 bulan. Usai melengkapi syarat – syarat verifikasi formalitas serta substansif; pemohon tinggal menunggu pihak Ditjen HKI memberikan berita resmi yang memuat pernyataan permohonan dari paten merk yang didaftarkan. Pemohon bisa mengajukan keberatan serta melakukan klarifikasi bila terjadi kesalahan ataupun kekurangan dari berita sah yang dikeluarkan oleh Ditjen HKI. Sementara bila pihak pemohon sudah menerima isi dari berita resmi berbentuk pengumuman yang dirilis oleh Ditjen HKI; maka sertifikat kepunyaan hak paten merk bakal diluncurkan selambat – lambatnya Tiga bulan usai pengumunan serta kemudian bisa diambil dengan pihak pemohon. Pengetahuan seputar daftar hak paten merk ini bisa jadi acuan untuk pelaku ataupun pemilik usaha yang berminat membuat hak kepemilikan dari paten merk dagang yang dimiliki serta dipakai didalam aktivitas usaha.

Tags: #Hak Paten Merk

Leave a reply "Cara Mendaftar Hak Paten Merk"

Author: