4 Keputusan Pengadil Lapangan yang Sudah Untungkan Los Blancos di UCL

19 views

4 Keputusan Pengadil Lapangan yang Sudah Untungkan Los Blancos di UCL

4 Keputusan Pengadil Lapangan yang Sudah Untungkan Los Blancos di UCL- Real Madrid nggak dipertanyakan kembali ialah kesebelasan yg amat gemilang di Eropa. Mereka telah menjuarai total 12 tropi Liga Champions & berkesempatan banyak meningkatkan koleksinya jadi 13 pd thn ini.

Tetapi, Madrid jg kerap memperoleh kecaman yang berkaitan dengan kendala keputusan pengadil lapangan. Sejauh bertahun2 terakhirnya, Los Blancos lumayan rutin diuntungkan dri keputusan pemimpin pertandingan yang buruk.

Di bawah ini 4 keputusan pengadil lapangan yng menguntungkan Real Madrid di Liga Champions sama seperti diberitakan Sportskeeda.

Real Madrid melawan Bayern Munchen 2017/18 (Semifinal) – Seperti di kampanye musim 2016/17, Bayern Munchen wajib mengejar ketinggalan sehabis tumbang 2-1 di markasnya pd pertemuan pertama2. Tapi, mereka membuka laga dgn bagus usai Joshua Kimmich membuka score di m awal. Biarpun demikian, Madrid bisa menyamakan score.

Kala skor draw 1-1, Kimmich berupaya mengirim operan silang menuju area penalti namun ditepis oleh Marcelo yg terlihat menyentuh bola dg tangannya. Tetapi, klaim penalti Bayern diabaikan pemimpin pertandingan.

Marcelo pun mengaku bila bola emang menyentuh tangannya. “Memang demikian. Susah buat pengadil lapangan, sebab tersedia banyak sekali pesepakbola menghalangi pandangannya, namun apabila saya datang ke sini tuk menyebutkan untuk Kalian bola tak menyentuh tangan saya, maka saya bohong. ”

Real Madrid versus Juventus 2017/18 (Perempat Final) – Real Madrid, walau jadi kampiun didalam 2 edisi sebelumnya, nggak masuk perlombaan kali ini jadi favorit. Mereka nggak mendapatkan label favorit sehabis bertengger di tempat ke 2 di paruh grup yng isinya Tottenham, Borussia Dortmund serta APOEL.

Mereka sukses mengatasi PSG dgn sangat gampang di paruh 16 besar menjelang kontra kesebelasan yg mereka tumbangkan di final edisi sebelumnya, Juventus.

Juventus memiliki banyak kesempatan emas di laga pertama-tama tetapi pada akhirnya berakhir dg kebobolan tiga gol & merumput dgn sepuluh punggawa. Tapi, pd ujung waktu tambahan, Cuadrado punya kans emas buat membuat skor tapi dirinya dijatuhkan Dani Carvajal di zona penalti usai membuat tendangan. Pemimpin pertandingan tak menganggapnya pelanggaran serta memberikan sepakan pojok. Madrid meraih kemenangan dg kedudukan 3-0 & ini dibuktikan bertindak sebagai keputusan terpenting lantaran mereka takluk 3-1 di pertemuan ke-2 namun mampu melangkah dengan cara agregat.

Real Madrid melawan Bayern Munchen 2016/17 (Perempat Final) – Pd mnt ke-66, dgn Bayern menang 1-0, Robert Lewandowski dipercaya udah terkena offside di dalam keadaan 1 lawan 1 dg penjaga gawang. 13 m berselang, Casemiro, yng telah memperoleh kartu kuning, melanggar Arjen Robben serta pantas mendapatkan kartu kuning ke 2 namun dirinya tetap ada di gelanggang.

Tetapi, peristiwa yg berlangsung di mnt ke-84 mengganti jalannya partai. Arturo Vidal, yng memperoleh kartu kuning, mengerjakan tekel terhadap Marco Asensio & memenangkan bola dgn apik. Tapi, pemimpin pertandingan menilai pesepakbola Chile ini membuat pelanggaran serta mengusirnya.

Keadaan jadi setingkat lebih tidak bagus sewaktu waktu tambahan, brace yg dilesakkan oleh Ronaldo datang dr posisi offside.

Real Madrid versus Atletico Madrid 2015/16 (Final) – Di final, Real Madrid membuka gol lebih dahulu via Sergio Ramos. Tetapi, goal itu sepatutnya nggak sah. Ramos yng mendapat passing dri Gareth Bale udah melintang didalam pos offside sampai memasukan bola menuju ke gawang.

Walau Atletico mampu menyamakan score lewat Yannick Carrasco, tetapi mereka pd akhirnya tidak sukses di dalam adu penalti.

Tags: #Real Madrid

Leave a reply "4 Keputusan Pengadil Lapangan yang Sudah Untungkan Los Blancos di UCL"

Author: